Recent Articles

Tuesday, August 16, 2011

Sejarah Perkembangan BK di Sekolah

0 komentar



Sejarah lahirnya Bimbingan dan Konseling di Indonesia diawali dari dimasukkannya Bimbingan dan Konseling (dulunya Bimbingan dan Penyuluhan) pada setting sekolah. Pemikiran ini diawali sejak tahun 1960. Hal ini merupakan salah satu hasil Konferensi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (disingkat FKIP, yang kemudian menjadi IKIP) di Malang tanggal 20 – 24 Agustus 1960.
Perkembangan berikutnya tahun 1964 IKIP Bandung dan IKIP Malang mendirikan jurusan Bimbingan dan Penyuluhan. Tahun 1971 beridiri Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) pada delapan IKIP yaitu IKIP Padang, IKIP Jakarta, IKIP Bandung, IKIP Yogyakarta, IKIP Semarang, IKIP Surabaya, IKIP Malang, dan IKIP Menado. Melalui proyek ini Bimbingan dan Penyuluhan dikembangkan, juga berhasil disusun “Pola Dasar Rencana dan Pengembangan Bimbingan dan Penyuluhan “pada PPSP. Lahirnya Kurikulum 1975 untuk Sekolah Menengah Atas didalamnya memuat Pedoman Bimbingan dan Penyuluhan.


Tahun 1978 diselenggarakan program PGSLP dan PGSLA Bimbingan dan Penyuluhan di IKIP (setingkat D2 atau D3) untuk mengisi jabatan Guru Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah yang sampai saat itu belum ada jatah pengangkatan guru BP dari tamatan S1 Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan. Pengangkatan Guru Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah mulai diadakan sejak adanya PGSLP dan PGSLA Bimbingan dan Penyuluhan. Keberadaan Bimbingan dan Penyuluhan secara legal formal diakui tahun 1989 dengan lahirnya SK Menpan No 026/Menp an/1989 tentang Angka Kredit bagi Jabatan Guru dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Di dalam Kepmen tersebut ditetapkan secara resmi adanya kegiatan pelayanan bimbingan dan penyuluhan di sekolah. Akan tetapi pelaksanaan di sekolah masih belum jelas seperti pemikiran awal untuk mendukung misi sekolah dan membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan mereka.
Sampai tahun 1993 pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah tidak jelas, parahnya lagi pengguna terutama orang tua murid berpandangan kurang bersahabat dengan BP. Muncul anggapan bahwa anak yang ke BP identik dengan anak yang bermasalah, kalau orang tua murid diundang ke sekolah oleh guru BP dibenak orang tua terpikir bahwa anaknya di sekolah mesti bermasalah atau ada masalah. Hingga lahirnya SK Menpan No. 83/1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya yang di dalamnya termuat aturan tentang Bimbingan dan Konseling di sekolah. Ketentuan pokok dalam SK Menpan itu dijabarkan lebih lanjut melalui SK Mendikbud No 025/1995 sebagai petunjuk pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Di Dalam SK Mendikbud ini istilah Bimbingan dan Penyuluhan diganti menjadi Bimbingan dan Konseling di sekolah dan dilaksanakan oleh Guru Pembimbing. Di sinilah pola pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah mulai jelas.

Read More...

Tujuan Umum dan Khusus BK di Sekolah

0 komentar



a. Tujuan Umum
Prayitno dan Erman Amti (2004:114) mengemukakan bahwa:
Tujuan umum bimbingan dan konseling adalah untuk membantu individu mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dan predisposisi yang dimilikinya (seperti: kemampuan dasar dan bakat-bakatnya), berbagai latar belakang yang ada (seperti: latar belakang keluarga, pendidikan, status sosial ekonomi) serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya. Dalam kaitan ini bimbingan dan konseling membantu individu untuk menjadi insan yang berguna dalam hidupnya yang memiliki wawasan, pandangan, interpretasi, pilihan, penyesuaian dan keterampilan yang tepat berkenaan dengan diri sendiri dan lingkungannya.

b. Tujuan Khusus
• Tujuan pelayanan bimbingan bagi murid ialah:
a) Membantu murid – murid untuk mengembangkan pemahaman diri diri sesuai dengan kecakapan , minat, pribadi hasil belajar, serta kesempatan yang ada.
b) Membantu proses sosialisasi dan sensitivitas kepada kebutuahn orang lain.
c) Membantu murid – murid untuk mengembangkan motif – motif instristik dalam belajar, sehingga tercapai kemajuan pengajaran yang berarti dan bertujuan.
d) Memberikan dorongan di dalam pengarahan diri, pemecahan masalah , pengambilan keputusan dan keterlibatan diri dalam proses pendidikan.
e) Mengembangkan nilai dan sikap secara menyeluruh, serta perasaan sesui dengan penerimaan diri (self acceptance)
f) Membantu didalam memahami tingkah laku manusia.
g) Membantu murid – murid untuk memperoleh kepuasan pribadi dan dalam penyesuaian diri secara maksimum terhadap masyarakat.
h) Membantu murid – murid untuk hidup dalam kehidupan yang seimbang dalam aspek fisik, mental dan sosial.



• Tujuan pelayanan bimbingan bagi sekolah ialah:
a) Menyusun dan menyesuaikan data tentang murid yang bermacam – macam
b) Sebagai penengah antara sekolah dan masyarakat.
c) Mengadakan penelitian tentang murid dan latar belakangnya
d) Menyelenggarakan program testing . baik untuk keperluan seleksi maupun penempatan (placement)
e) Membantu menyelenggarakan kegitan penataran bagi para guru dan personil lainya , yang berhubungan dengan kegiatan bimbingan.
f) Menyelenggarakan penelitian lanjutan terhadap murid – murid yang telah meninggalkan sekolah.
• Tujuan pelayanan bimbingan bagi guru
a) Membantu keseluruhan program pendidkan untuk menemukan kebutuahn – kebutuhan seluruh murid.
b) Membantu dalam memperoleh usaha memahami perbedaan individu serta individualisasi pengajaran, dalam mencapai penyesuaian antar keunikan individu dengan pendidikann.
c) Merangsang dan mendorong penggunaan prosesur dan tehnik bimbingan oleh guru – guru dan seluruh staf.
d) Membantu dalam mengenal pentingnya keterlibatan diri dalam keseluruhan program pendidikan.
e) Membantu dalam menyesuaikan keunikan individual denagn tututan umum sekolah dan masyarakat.
f) Membantu guru dalam hubungan dengan murid – murid.
• Bagi orang tua murid, pelayanan bimbingan ini bertujuan.
a) Membantu orang tua dalam menghadapi masalah – masalah hubungan antara manusia dalam keluarga, terutama yang berhubungan dengan murid – murid.
b) Membantu dalam memperoleh pengertian tentang masalah murid – murid serta bantuan - bantuan yang dapat diberikan.
c) Membantu dalam membina hubungan yang lebih baik antara keluarga dan sekolah, terutama dalam masalah – masalah yang berkenaan bantuan terhadap – murid murid.
d) Membantu memberikan pengertian terhadap program pendidikan pada umumnya.


Read More...

BIMBINGAN KONSELING

0 komentar



Bimbingan dan konseling berasal dari dua kata yaitu bimbingan dan konseling. Bimbingan merupakan terjemahan dari guidance yang didalamnya terkandung beberapa makna. Sertzer & Stone (1966:3) menemukakan bahwa guidance berasal kata guide yang mempunyai arti to direct, pilot, manager, or steer (menunjukkan, menentukan, mengatur, atau mengemudikan).
Prayitno dan Erman Amti (2004:99) mengemukakan bahwa bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Sementara, Winkel (2005:27) mendefenisikan bimbingan: (1) suatu usaha untuk melengkapi individu dengan pengetahuan, pengalaman dan informasi tentang dirinya sendiri, (2) suatu cara untuk memberikan bantuan kepada individu untuk memahami dan mempergunakan secara efisien dan efektif segala kesempatan yang dimiliki untuk perkembangan pribadinya, (3) sejenis pelayanan kepada individu-individu agar mereka dapat menentukan pilihan, menetapkan tujuan dengan tepat dan menyusun rencana yang realistis, sehingga mereka dapat menyesuaikan diri dengan memuaskan diri dalam lingkungan dimana mereka hidup, (4) suatu proses pemberian bantuan atau pertolongan kepada individu dalam hal memahami diri sendiri, menghubungkan pemahaman tentang dirinya sendiri dengan lingkungan, memilih, menentukan dan menyusun rencana sesuai dengan konsep dirinya dan tuntutan lingkungan.


Dalam Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah dikemukakan bahwa “ Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada peserta didik dalam rangka menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan” .
Berdasarkan pengertian di atas dapat dipahami bahwa bimbingan pada prinsipnya adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu dalam hal memahami diri sendiri, menghubungkan pemahaman tentang dirinya sendiri dengan lingkungan, memilih, menentukan dan menyusun rencana sesuai dengan konsep dirinya dan tuntutan lingkungan berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Sedangkan konseling menurut Prayitno dan Erman Amti (2004:105) adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Sejalan dengan itu, Winkel (2005:34) mendefinisikan konseling sebagai serangkaian kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus.
Berdasarkan pengertian konseling di atas dapat dipahami bahwa konseling adalah usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus. Dengan kata lain, teratasinya masalah yang dihadapi oleh konseli/klien.

Read More...

Nuclear Magnetic Resonance (NMR)

0 komentar



Nuclear Magnetic Resonance (NMR) adalah salah satu metode analisis yang paling mudah digunakan pada kimia modern. NMR digunakan untuk menentukan struktur dari komponen alami dan sintetik yang baru, kemurnian dari komponen, dan arah reaksi kimia sebagaimana hubungan komponen dalam larutan yang dapat mengalami reaksi kimia [1,2]. Meskipun banyak jenis nucleiyang berbeda akan menghasilkan spektrum, nuclei hidrogen (H) secara histori adalah salah satu yang paling sering diamati. Spektrokopi NMR khususnya digunakan pada studi molekul organik karena biasanya membentuk atom hidrogen dengan jumlah yang sangat besar [3,4,5,6].
Pada spektrum hidrogen NMR menghadirkan beberapa resonansi yang menjelaskan pertama bahwa molekul yang dipelajari mengandung hidrogen. Kedua, jumlah pita dalam spektrum menunjukkan bagaimana beberapa posisi yang berbeda pada molekul dimana hidrogen melekat/menempel. Frekuensi dari beberapa resonansi utama pada spektrum NMR menunjukkan perubahan kimia. Ini sangat penting untuk menduga bagian dari spektrum NMR yang mengandung informasi tentang lingkungan masing-masing atom hidrogen dan struktur dari komponen yang dipelajari. Informasi ketiga bahwa sebuah spektrum NMR menentukan perbandingan luas/daerah pita yang berbeda, ini menjelaskan jumlah atom hidrogen yang relatif yang keluar pada masing-masing posisi pada molekul yang diperoleh. Perbandingan ini petunjuk/bukti langsung struktur dari struktur molekul dan harus mutlak sesuai untuk beberapa struktur yang diusulkan sebelum struktur tersebut kemungkinan dipertimbangkan benar.


Struktur kompleks pita-pita dapat mengandung informasi tentang jarak yang memisahkan beberapa atom hidrogen yang melewati ikatan kovalen dan penyusun spasial atom hidrogen yang melekat pada molekul, termasuk struktur dasarnya. Struktur dasar menunjukkan pembungkusan atau penggabungan molekul yang memiliki ikatan yang panjang, seperti struktur spiral DNA. Struktur kompleks pita NMR pada mulanya spin coupling diantara beberapa atom hidrogen. Penggabungan ini merupakan perputaran fungsi jarak melintasi ikatan dan geometri molekul. Dalam kasus molekul kecil, pita yang kompleks mungkin disimulasikan tepat dengan perhitungan mekanika kuantum atau didekati menggunakan mekanika kuantum yang sesuai dengan aturan.
Spektroskopi NMR merupakan alat yang dikembangkan dalam biologi struktural. NMR manjadi sebuah teknik alternatif selain kristalografi X-Ray, untuk memperoleh informasi struktur dan resolusi dinamik atomik dan studi interaksi molekuler dari makromolekul biologi pada kondisi larutan secara fisiologi [7]. Usaha sangat penting untuk memperluas aplikasi NMR untuk sistem molekul yang lebih besar, karena jumlah yang lebih besar secara biologi dibutuhkan kompleks makromolekul dan makromolekuler yang memiliki massa molekuler melebihi range yang sacara prakis digunakan untuk spektroskopi NMR konvensional dalam larutan. Peningkatan ukuran ini memberikan batasan, contohnya, penentuan struktur protein yang tidak dapat dikristalkan, termasuk membran protein integral, penelitian interaksi molekuler melibatkan molekul besar dan penghimpunan makromolekuler, dan penentuan struktur dari oligonukleotida yang lebih besar dan kompleks dengan protein.
Untuk protein dan protein komplek dengan massa molekuler sekitar 25-30 kDa kualitas spektra menurun dengan cepat membatasi mayor A ketika bekerja dengan makromolekul besar yang berasal dari kecepatan relaksasi tinggi signal NMR [7,8], menyebabkan garis tajam yang melebar, yang berpindah menuju resolusi spektra yang lebih sedikit dan perbandingan signal-to-noise yang rendah. Banyak peningkatan kualitas spektra NMR dari biologi makromolekuler dengan massa molekuler sekitar diatas 25 kDa dapat diperoleh dengan deuterasi, teknik yang telah dipakai dalam biologi NMR selama lebih dari 30 tahun. Dikombinasikan dengan label 15N dan 13C, label 2H mengalami pemulihan yang sangat mengesankan sekitar 10 tahun yang lalu dan telah menjadi alat yang paling penting untuk menentukan struktur yang lebih besar dalam larutan.

Signal NMR

Mengukur respon NMR dari spin nuklir yang besar, gangguan medan magnetik homogen disebabkan oleh iradiasi medan elektromagnetik dalam wilayah frekuensi radio [7]. Dalam prakteknya, digunakan rangkaian pulsa frekuensi radio, dengan pulsa yang dipisahkan oleh periode waktu interpulsa. Respon untuk rangkaian pulsa NMR adalah jumlah dari frekuensi radio yang telah dipancarkan oleh nuclei.
Signal NMR meluruh secara eksponensial dengan karakteristik konstanta waktu, waktu relaksasi transverse T2 (Gambar 1, kasus A). Untuk analisis, signal transport Fourier ke dalam spektrum yang mengandung garis resonansi yang menunjukkan beberapa frekuensi radio. Lebar dari garis resonansi pada spektrum secara terbalik sesuai dengan T2. Waktu relaksasitransverse T2 bergantung pada ukuran molekul untuk meningkatkan massa molekuler, T2 menjadi lebih pendek (relaksasi transverse yang cepat) dan akibatnya garis pada spektrum melebar (Gambar 1, kasus B). Relaksasitransverse merupakan alasan utama untuk membatasi massa molekul kecil secara relatif pada standar larutan NMR.
Ketika meneliti molekul besar dengan metode NMR larutan, biasanya ada tiga kesulitan yang timbul yaitu signal overlap, relaksasi tranverse yang cepat, danlimited solubility[7].
1. Jumlah resonansi yang besar dapat menyebabkan signal overlap, yang dapat membuat analisis dari spektra sangat sulit untuk dikerjakan. Signal spektroskopi NMR yang overlap dapat dikurangi dengan pemilihan skema isotope-labeling yang sesuai.
2. Transverse magnetisasi pada molekul yang besar melemah lebih cepat, yang menempati lebar garis dan sinsitivitas yang lemah pada spektra, dan akhirnya tidak ada signal NMR yang dapat dideteksi.
3. Dengan meningkatnya massa molekuler dari makromolekuler, solubilitasnya menurun, mengurangi signal per satuan volum. Perkembangan terbaru teknik NMR dan instrumentasi yang meningkatkan sinsitivitas berperan dalam mengurangi isu ini

Gambar 1. Spektroskopi NMR larutan dengan molekul kecil dan besar. A) signal NMR diperoleh dari molekul kecil dalam larutan yang berelaksasi secara perlahan, yang memiliki transverse waktu relaksasi yan panjang T2. Nilai pindah T2 lebih panjang dalam lebar garis yang sempit (Δv) pada spektrum NMR setelah transfor Fourier signal NMR. HSQC (Heteronuclear Single-Quantum Correlation)ditempatkan untuk rangkaian pulsa yang digunakan. B) untuk molekul besar peluruhan signal NMR lebih cepat (T2 lebIh kecil). Hasilnya pada signal yang lemah diukur setelah rangkaian pulsa NMR dan pada lebar garis dalam spektra. Pada struktur skematik pada sisi kiri, densitas yang tinggi dari proton menunjukkan titik hitam (black dots). C) Dengan deuterasi makromolekul (mengurangi jumlah proton ditunjukkan oleh jumlah black dots yang lebih sedikit dalam struktur skematik). Relaksasi transverse dapat menurun dalam jumlah yang besar, yang hasilnya meningkatkan resolusi spektra dan meningkatkan sinsitivitas untuk molekul yang lebih besar. D) Dengan rangkaian pulsaTransverse Relaxation-Optimized Spectroscopy (TROSY) pada deuterasi contoh makromolekuler transverse relaksasi dapat menurun lebih cepat, dengan cara lebih meningkatkan massa molekuler yang sesuai dengan NMR.

Labelling Isotop

Sumber utama untuk transverse relaksasi adalah proton dan adanya atom hidrogen. Melalui interaksi dipol-dipol (DD)[7] mereka melemahkan nuclei NMR-aktif secara efisien contohnya 1H, 13C atau 15N dalam makromolekuler. Kekuatan dari interaksi DD bergantung pada tipe nukleus dan dapat menurun dengan cepat dengan mengganti proton dengan deuteron (deuterasi), karena secara signifikan perbandingan geometriknya lebih rendah.γ dari 2H dibandingkan dengan 1H. Proton dalam grup amida protein deuterasinya lebih tinggi terutama sederhana dan secara umum diperlukan hanya untuk menghilangkan H2O. Perubahan grup 15N-1H akan menjadi proton dan secara strategis grup amida yang penting pada backbone polipeptida protein akan dapat diterima untuk eksperimen NMR.

Aplikasi NMR

Studi Larutan NMR pada Protein Membran
Protein membran berperan pada beberapa fungsi fisiologi yang penting, dan dalam membentuk kunci target obat-obatan. Studi struktural protein membran oleh X-ray crystallography atau oleh NMR spektrokopi lebih sulit dari pada untuk protein yang dapat dilarutkan [7]. Karena sistem membran yang nyata terlalu besar untuk diteliti dengan ekperimen larutan NMR, protein membran sering diencerkan dalam detergen micelles. Dari system micellar,spektra dapat diperoleh menggunakan TROSY (Transverse Relaxation-Optimized Spectroscopy). Membran protein dalam detergen/lemak micellesmenghasilkan sedikit resonansi NMR dan signal overlap berkurang daripada protein globular dari massa molekuler yang sama. Walaupun molekul detergen dapat menunjukkan fraksi yang besar dari keseluruhan massa yang besar dari pencampuran micelles, pelabelan isotop yang sesuai seperti tanda 13C, 15N dari protein dan atau menggunakan detergen deuterasi, memastikan bahwa signal NMR protein dapat dideteksi dengan besar atau tanpa interferensi darisignal molekul detergen.

Read More...

Kamus Kimia Dari Huruf N

0 komentar



Nilai
Adalah angka yang menyatakan besarnya atau parahnya satu difat, misalnya nilai iodin.
Nilai asam
Adalah jumlah milligram kalium hidroksida yang dibutuhkan untuk menetralkan asam-asam lemak bebas yang terdapat dalam satu gram minyak, lemak, atau lilin, bilangan asam.
Nilai asetil
Adalah nilai yang menunjukkan banyaknya gugus hidroksil dalam suatu contoh organik, didasarkan pada reaksi asetilasi (-OH → -O-COCH3); lazim diterapkan terhadap minyak atau lemak karena adanya asam hidroksi-karboksilat [misalnya asam risinoleat C17H32(OH)COOH].
Nilai batas ambang
Adalah konsentrasi rata-rata gas toksik terhadap gas itu ; seorang yang normal dapat disingkat selama 8 jam per hari, 5 hari per minggu selama kurun waktu yang tidak terbatas tanpa terganggu kesehatannya.
Nilai bau ambang
Adalah nilai terendah konsentrasi suatu zat yang berbau kuat, dan biasanya pencemar yang masih dapat dibaui oleh rata-rata manusia normal.
Nilai diena
Adalah angka yang mnyatakan derajat ketakjenuhan dalam lemak; ditentukan dengan memanaskan lemak dengan larutan anhidrida maleat dalam aseton.
Nilai-G
Adalah satuan efek radiasi ; banyaknya molekul yang dirusak atau dibentuk seiap penyerapan 100 ev tenaga radiasi.
Nilai gizi
Adalah nilai makanan dilihat dari segi protein (lengkapnya dan banyaknya setiap macam), energy (kuantitas karbohidrat dan lemak), serta konstituen lain yang sangat kecil, tetapi penting (vitamin, mineral, dan mikronutrien lain).
Nilai gumpal
Adalah jumlah elektrolit yang paling sedikit sedemikian sehingga menyebabkan penjendalan koloid.
Nilai hayati
Adalah nilai gizi protein yang dapat diukur secara kuantitatif pada manusia atau hewan yang menyatakan persentase jumlah protein yang tertahan dalam tubuh untuk sintesis protein tubuh dibandingkan dengan jumlah protein yang diberikan pada suatu kondisi yang baku.
Nilai Hehner
Adalah persentase air-asam lemak tak larut dan bahan tak tersabunkan dalam lemak atau minyak.

Nilai iodin
Adalah banyaknya iodine (dalam miligram) yang diserap oleh 1 g lemak atau minyak pada keadaan tertentu.
Nilai kalor (1)
Adalah banyaknya kalor (energy panas), yang umumnya dinyatakan dalam kilokalori pergram, yang dibebaskan bila suatu bahan makanan dioksidasi sempurna, kalor pembakaran suatu bahan makanan.
Nilai kalor (2)
Adalah 1 Makanan : kalor yang dibebaskan pada pengoksidan 100 g makanan = 4,1 P + 9,3 F kalori/100 g, dengan C, P, dan F ialah persentase karbohidrat, protein, dan lemak yang ada ; 2 bahan bakar ; kalor yang diperoleh pada pembakaran sempurna bahan bakar {8,149 C + 34,500 H – 3.000 (O-N)}/100 kalori, dengan C, H, O, dan N adalah persentase karbon, hydrogen, oksigen, dan nitrogen yang terdapat dalam bahan bakar.
Nilai kalori
Adalah jumlah energy yang dihasilkan makanan jika dioksidasi di dalam tubuh, secara teoretis dihitung berdasarkan energy yang dihasilkan karbohidrat, protein, dan lemak yang masing-masing bedarnya berturut-turut 4 Kal, 4 Kal, dan 9 Kal per gram bahan; 1 Kal = 4,2 kilojoule.
Nilai koagulasi
Adalah jumlah elektrolit yang paling sedikit sedemikian sehingga menyebabkan penjendalan koloid.
Nilai oksidasi
Adalah tetapan minyak; derajat pengoksidan (sebagai garam 1 se 100 g contoh) bila suatu lemak yang dilarutkan dalam karbon tetra klorida dioksidasi oleh kalium dikromat dalam asam asetat murni.
Nilai Rf
Adalah 1 dalam kromatografi kertas, nisbah jarak mendaki yang dicapai bintik larutan terhadap jarak mendaki eluen; 2 tetapan fidika yang berapa lama suatu komponen, tertahan oleh fase diam relatif terhadap pelarut, digunakan dalam kromatografi kertas dan lapisan tipis untuk mengidentifikasi suatu senyawa.
Nilai tiosianogen
Adalah bilangan yang analog dengan bilangan iod, dengan iod digantikan oleh radikal tiosianat.
Nilai valenta
Adalah nilai kekeruhan dari minyak yang dilarutkan dalam asam asetat glacial.
Nilai Wijs
Adalah nilai iodine ; banyaknya iodine (dalam miligram) yang diserap oleh 1 g lemak atau minyak pada keadaan tertentu.
Nilon
Adalah 1 nama umum untuk amida polimer sintetik berantai panjang dengan gugus amida tetap dipertahankan sebagai bagian integral dari rantai utama, amida polimer ini harus dapat dibentuk menjadi benang-benang yang unsure bangunannya diarahkan menurut sumbu benang ini; 2 serat plastic yang dibuat dari asam adipat (dibuat dari fenol) yang diguanakan untuk bahan tenunan.
Nioblum
Adalah unsur dengan nomor atom 41; lambing Nb, dan BA=92,9064; ligam ini biasa juga disebut kolumbium.
Nioksim
Adalah 1,2-sikloheksanon dioksim, larut sedikit dalam air, pereaksi untuknikel (memberi warna merah ungu).
Nisbah
Adalah perbandingan antara dua angka dua besaran serupa, yang dinyatakan dalam bilangan pecahan; rasio.
Nisbah bahan kimia terhadap kayu
Adalah nisbah bobot bahan kimia yang diberikan terhadap berat kering tanur kayu yang dimasukkan ke dalam ketel.
Nisbah cairan terhadap kayu
Adalah nisbah bobot antara cairan yang dimasukkan ke ketel puls air dalam kayu terhadap bobot kayu kering tulang yang dimasak.
Nisbah gesekan
Adalah angka banding antara koefisien gesekan translasi yang ditatapkan secara eksperimen dari suatu makromolekul dan koefisien gesekan translasi bola yang massa molekul relatifnya sama dengan makromolekul itu; nisbah gesekan ini biasanya terbagi dalam dua factor yang mencerminkan sumbangan hidrasi dan sumbangan hidrasi dan sumbangan ketaksimetrisan.
Nisbah giromagnetik
Adalah 1 perbandingan momen-dipol-magnet dengan momentum sudut untuk sebuah system klasik, atom, atau system inti; 2 kadang-kadang kebalikan dari kuantitas definisi pertama.
Nisbah gizi
Adalah angka-banding protein yang dapat dicernakan terhadap nutrien tercerna lain dalam bahan makanan.
Nisbah karbon-nitrogen
Adalah hubungan yang relative konstan antara kandungan karbon nitrogen dan fosforus dalam plankton, juga antara kansungan N dan P dalam air laut karena unsur-unsur ini diambil dari air laut oleh plankton atau dikembalikan ke dalam air laut pada penguraian organism yang mati pada proporsi yang kurang lebih tetap.
Nisbah makanan-mikroorganisme
Adalah hilangnya substrat dari suatu lingkungan oleh mikroorganisme, dengan notasi U; U = {(F/t)M}/XM ; (F/t)M menyatakan massa substrat yang digunakan oleh massa mikroorganisme XM pada suatu periode waktu t.
Nisbah pengenceran
Adalah nisbah dua kali ukuran tebal dinding serat, lebar lumen; evaluasi morfologi serat untuk menggambarkan besarnya fraksi serat.
Nisin
Adalah antibiotic alam yang diizinkan untuk ditambahkan ke dalam makanan atau pakan.
Nitramina
Adalah turunan nitro dari suatu amina.
Nitramino
Adalah radikal NO2NH-
Nitrasi
Adalah pemasukan gugus –NO2 (nitro) ke dalam molekul organic; biasanya dengan menggunakan asam nitrat atau campuran asam sulfat dan asam nitrat.
Nitrato-
Adalah awalan yang menunjukkan senyawa organic yang mengandung radikal –O.NO2 (nitrato-).
Nitrena
Adalah senyawa tipe R2CNR:CR2; R : radikal alkil.
Nitrifikasi
Adalah pembentukan asam nitrit dan asam nitrat atau garam-garamnya oleh oksidasi nitrogen dalam senyawa ammonia; khusus oksidasi garam ammonium ke nitrit dan oksidasi nitrit ke nitrat oleh bakteri tertentu.
Nitril
Adalah nama lazim untuk sianida (-CN) pada radikal hidrokarbon, RCN; misalnya CH3CN asetonitril atau metal sianida.
Nitrilase
Adalah enzim yang mengatalisis penguraian nitril.
Nitrilo-
Adalah awalan yang menunjukkan ikatan rangkap tiga pada atom nitrogen=N.
Nitro-
Adalah awalan yang menyatakan adanya radikal –NO2; senyawa nitro lazimnya berwarna kuning, berbeda dari senyawa isomer nitrito yang kurang stabil.
Nitroalkana
Adalah zat cair tanpa warna, berbau mentenangkan, tetapi toksik; dibuat dari alkana dengan menyubstitusi gugus –NO2 untuk atom hydrogen; nitroalkana lebih rendah digunakan sebagai propelan, sebagai pelarut, dan bahan kimia antara; nitroparafin; C2H2n+1NO2.
Nitroanilina
Adalah NH2.C6H4.NO2; aminonitrobenzena.
Nitrobenzene
Adalah C6H5OH, zat cair menyerupai minyak, berwarna kuning, toksik, berbau khas; molekul lingkar benzene, yang satu atom hidrogennya telah digantikan dengan gugus nitro, diguanakan pada pembuatan beberapa jenis sabun dan minyak wangi, dan dalam pembuatan anilina.
Nitrobenzofenon
Adalah NO2.C5H4.CO.C6H6, ditemukan dalam bentuk orto-, meta-, dan para-.
Nitrofenol
Adalah indikator, asam para-nitrofenilat, C6H4(NO2)OH dengan selang pH 5 (tanpa warna) hingga 7 (kuning).
Nitrogen
Adalah unsur dengan nomor atom 7, lambing N, dan BA = 14,0067; gas utama dalam udara; unsur ini juga terdapat sebagai garam nitrat dalam berbagai mineral.
Nitrogen monoksida
Adalah das gelak yang dalam konsentrasi tinggi bersifat narkotik, digunakan sebagai anestetik untuk bedak dan kedokteran gigi, digunakan pula sebagai gas dorong dalam aerosol makanan, dan untuk mendeteksi kebocoran, dinitrogen monoksida; rumus kimia N2O.

Read More...

Saturday, August 13, 2011

Beasiswa BCA Finance

0 komentar


Total Beasiswa yang akan diberikan oleh BCA Finance adalah senilai Rp 567.000.000,- (lima ratus enam puluh tujuh juta rupiah). Beasiswa diberikan sejak dinyatakan sebagai penerima beasiswa hingga maksimal sampai dengan semester 8.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa pelamar adalah sbb. :
•    Mahasiswa/i Program Strata 1 (S1)
•    Minimal telah atau sedang menyelesaikan semester 2
•    Mengisi Formulir Beasiswa (form terlampir atau download di www.bcafinance.co.id dan letakkan isian formulir ini di urutan paling atas dari seluruh berkas)
•    Melampirkan Transkrip Nilai semester terakhir  dengan IPK min. PTN : 3,00 dan min. PTS : 3,40
•    Melampirkan Surat Keterangan Tidak  Mampu dari Institusi yang berwenang  dari daerah sesuai KTP mahasiswa
•    Melampirkan fotokopi Kartu Mahasiswa dan KTP
•    Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun
•    Mencantumkan Nama Universitas dan Fakultas/Program Study di amplop sudut kiri atas
•    Berkas yang tidak memenuhi syarat tidak akan diproses

Berkas persyaratan paling lambat kami terima tanggal 14 Oktober 2011 (Cap Pos) yang dikirimkan ke :
  
    PT. BCA Finance
    Up. Corporate Planning
    Wisma BCA Pondok Indah Lt. 8
    Jl. Metro Pondok Indah No. 10
    Jakarta 12310

Untuk Mendapatkan Formulirnya Download Disini
Read More...